OMBAK
"Ketika engkau ingin tau seberapa kekuatanmu, mendekatlah ke ombak dan tancapkan kayu sedalam keinginanmu. Lihatlah, seberapa ia sanggup bertahan dan mampu membelah ombak"
Keraguan yang membekukan pikiran melalui nadi bukan sebuah penghalang
Ombak saja masih bersuara keras, padahal ia cair
Kekuatanmu adalah kemenanganmu membelah sebuah kekejaman
Semua menepi, ombak semakin tinggi
Langit mulai samar, batu karang mulai ditampari ombak
Ini bukan puisi, hanya bait kecil menggambarkan ketidakjelasanku untuk sebuah alam yang berbicara menyampaikan makna yang samar melalui angin
Komentar
Posting Komentar